Universitas PGRI Argopuro Jember sebagai perguruan tinggi swasta tertua di Kabupaten Jember. Perguruan tinggi ini bermula dengan nama IKIP PGRI Jawa Timur di Jember pada tanggal 20 September 1979. Berdirinya IKIP PGRI Jawa Timur di Jember tidak lepas dari prakarsa PGRI cabang Jember untuk meningkatkan kualitas guru – guru SD, SMP, maupun SMA / sederajat. Perguruan tinggi ini didirikan sebagai hasil kesepakatan 5 tokoh. Pada 18 Februari 1985, IKIP PGRI Jawa Timur di Jember berdiri sendiri dengan nama baru yaitu STKIP PGRI Jember. STKIP PGRI Jember memiliki dua jurusan yaitu Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan Jurusan Pendidikan dan Bimbingan (PBB). Perguruan tinggi ini berdiri di bawah naungan YPLP PT PGRI Jember atas ketentuan yang mengharuskan bahwa setiap perguruan tinggi swasta harus berada di bawah naungan yayasan. Pada tanggal 30 Januari 1986 STKIP PGRI Jember tidak lagi menjadi Sekolah Tinggi tetapi berubah menjadi Institut dengan perubahan nama menjadi IKIP PGRI Jember. IKIP PGRI Jember ini memiliki tiga Fakultas yaitu :

  1. Fakultas FPB MIPA dengan dua jurusan yaitu Pendidikan Biologi dan Pendidikan Matematika.
  2. Fakultas FPIPS dengan tiga jurusan yaitu Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Sejarah.
  3. Fakultas Ilmu Pendidikan dengan Jurusan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar Biasa, dan Pendidikan PAUD.

Pada Tanggal 15 Agustus tahun 2002 atas dasar tuntutan situasi dan kebutuhan, YPLP PT PGRI Jember berubah menjadi PPLP PT PGRI Jember dan tidak hanya sebagai penyelenggara IKIP Jember, PPLP PT PGRI Jember terus mengembangkan dunia pendidikan dengan membentuk Akademi Akuntansi PGRI Jember yang didirikan pada tanggal 7 Juli 1994 dengan Program Studi Diploma 3 Akuntansi. Dengan berjalannya waktu untuk memajukan institusi pendidikan yang berdaya saing, maka PPLP PT PGRI Jember menggabungkan Akademi Akuntasi PGRI Jember dan IKIP PGRI Jember menjadi Universitas PGRI Argopuro Jember. Sesuai SK Kemendikbud tanggal 12 April 2021, maka lahirlah Universitas PGRI Argopuro Jember. Universitas PGRI Argopuro Jember memiliki satu program sarjana dengan 3 fakultas :

  1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan beberapa program studi didalamnya yaitu Prodi Bimbingan Konseling, Prodi Pendidikan Luar Biasa, Prodi Pendidikan Guru PAUD, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarga Negaraan, dan Prodi Pendidikan Sejarah.
  2. Fakultas Sains dan Teknologi dengan program studi antara lain Prodi Biologi, Prodi Statistika, dan Prodi Teknik Lingkungan.
  3. Fakultas Ekonomi terdiri dari 2 Program studi, yaitu Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi.

Universitas PGRI Argopuro Jember juga memiliki satu program pascasarjana yaitu Prodi Teknologi Pembelajaran.

Lebih dari 4 dekade kami segenap sivitas akademika Universitas PGRI Argopuro Jember tidak pernah melupakan jasa para tokoh yang berjuang memajukan IKIP PGRI Jember hingga menjadi Universitas PGRI Argopuro Jember. Berikut nama Rektor yang menjabat di perguruan tinggi ini :

  1. Drs. Soedarnoen, S.A. (thn. 1979 – 1985)
  2. Drs. Ali Basyar (thn. 1985)
  3. Drs. H. A Fatah Mustafa, M.Si (thn. 1985 -1995)
  4. Dra. Apipah Soekardjo (thn. 1995 – 2003)
  5. Drs. Badijan (thn. 2003 – 2007)
  6. Drs. Moh. Arifin, M.Pd. (thn. 2007 – 2015)
  7. Drs. M. Fadhil Djamali, M.Si. (thn. 2015 – 2019)
  8. Prof. Drs. H. M. Rudy Sumiharsono, M.M. (thn. 2019 – 2021)
  9. Basuki Hadiprayogo, STP., M.Si. (thn. 2021 – 2025).

Berikut ini nama – nama direktur yang pernah memimpin Akademi Akuntansi PGRI Jember:

  1. Prof. Drs. H.M. Rudy Sumiharsono, M.M. (thn. 1994 – 1999)
  2. Drs. Syamsul Hidayat (thn. 1999 – 2006)
  3. Andri Mardi Susanto, S.E, M.M. (thn. 2006 – 2014)
  4. Drs. Mucharom, M.Si. (thn. 2014 – 2018)
  5. Hari Budi Lestari, S.E., M.M. (thn. 2018 – 2021)

Universitas PGRI Argopuro Jember terus tumbuh dan berkembang untuk maju dengan dukungan semua pihak, Universitas PGRI Argopuro Jember terus berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi yang bermutu, berdaya saing nasional, berbasis IPTEK, kearifan lokal, entrepreneur, dan menjadi perguruan tinggi yang ramah disabilitas.