JEMBER 22 Agutus 2026 – Kirab Pawai Budaya Ancak Agung kembali digelar di Kabupaten Jember pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan budaya yang sarat nilai religius dan kebersamaan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Universitas PGRI Argopuro Jember (UNIPAR Jember) sebagai salah satu peserta.
Namun, kirab Ancak Agung tidak sekadar menjadi sebuah perhelatan budaya. Tradisi ini merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Jember yang menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Nilai-nilai religius, kebersamaan, persaudaraan, serta kepedulian sosial menjadi bagian penting yang terus dijaga dalam pelaksanaannya.
Kirab Ancak Agung tahun ini diikuti sebanyak 867 peserta ancak yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, lembaga kemasyarakatan, hingga perwakilan perguruan tinggi. Keikutsertaan UNIPAR Jember menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kabupaten Jember.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat hubungan antarsesama. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sama-sama membawa pesan penting mengenai persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama.
Pesan kemanusiaan juga turut disampaikan melalui syal bercorak Indonesia dan Palestina yang dikenakan Gus Fawait. Ia menjelaskan bahwa simbol tersebut bukan dimaksudkan sebagai simbol agama, melainkan sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan bangsa Palestina.
“Ini bukan urusan agama, tetapi ini adalah urusan kemanusiaan. Mudah-mudahan dari Jember untuk Indonesia dan untuk dunia, kita menunjukkan bahwa di Jember toleransi tetap harus kita jaga bersama-sama,” ujar Gus Fawait.
Keikutsertaan UNIPAR Jember dalam Kirab Pawai Budaya Ancak Agung menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Lebih dari sekadar mengikuti sebuah kegiatan budaya, partisipasi tersebut mencerminkan semangat UNIPAR Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta menanamkan semangat persatuan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui semangat “Dari Jember untuk Indonesia”, Kirab Ancak Agung diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk merawat budaya, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah keberagaman masyarakat.

